Istana Tirta Gangga, Bali
Source: https://torch.id/blogs/news-and-updates/wisata-air-tirta-gangga
Tempat wisata air Tirta Gangga merupakan salah satu situs bersejarah yang menawan di Karangasem. Dikutip dari situs resmi JDIH Provinsi Bali (https://disparda.baliprov.go.id), warisan budaya ini dibangun oleh Raja Karangasem pada tahun 1948 Taman air ini berfungsi juga sebagai tempat ibadah dan pemandian. Nama Tirta Gangga terinspirasi dari Sungai Gangga, sungai suci umat Hindu di India. Air di tempat ini pun dianggap suci karena merupakan sumber mata air yang alami dari tanah.
Lokasi dan Jam Buka Tirta Gangga
Tirta Gangga adalah bekas istana kerajaan yang terletak di bagian timur Pulau Bali. Tempat ini berlokasi di Jalan Raya Abang Desa Adat Jl. Raya Tirta Gangga, Ababi, Kec. Abang, Kabupaten Karangasem, Bali.
Dari kawasan Seminyak, wisata air ini berjarak kurang lebih 80 kilometer ke utara dengan jarak tempuh kurang lebih 2,5 jam berkendara. Melalui jalan Bypass DR. Ida Bagus Mantra.
Dari Ubud jaraknya lebih dekat kurang lebih 60 kilometer ke arah timur. Bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi dengan waktu 1,5 Jam. Tempat wisata air ini beroperasi setiap hari baik hari biasa maupun akhir pekan. Jam operasionalnya mulai dari pukul 07.30 hingga 18.30 WIB.
Harga Tiket Tirta Gangga
Untuk bisa berkeliling di kawasan asri wisata air ini, pengunjung harus membeli tiket masuk. Harga tiket masuk tempat wisata ini masih relatif terjangkau mulai dari Rp15.000 - Rp50.000. Sedangkan, untuk berenang pengunjung perlu membayar Rp5.000 - Rp20.000.
Ada juga tiket private tour yang dibanderol dengan harga Rp192.800 dan paket tour dengan harga Rp403.750. Jika para pengunjung ingin naik jukung cukup membayar Rp20.000.
Daya Tarik Tirta Gangga
Setiap objek wisata tentu memiliki daya tarik masing-masing, begitu pula dengan Tirta Gangga. Tempat ini ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Rata-rata kunjungan wisatawan mencapai 1.000 orang per hari.
Gerbang masuk wisata air ini berbentuk gapura dijuluki wisatawan sebagai ‘The Heaven Gate‘. Karena berfungsi sebagai tempat beribadah, wisatawan tetap harus menjaga etika memasuki wisata pemandian Raja Karangasem ini. Berikut beberapa daya tariknya.
1. Menikmati Keindahan Panorama Tamam
Keindahan area taman istana air tirta gangga semakin lengkap dengan patung-patung dan ornamen batu di atas kolam. Terletak di tengah persawahan dan perbukitan hijau, Tirta Gangga terlihat sangat asri dengan panorama alami.
Suhu lokasi wisata ini dingin dengan udara yang sejuk karena berada di ketinggian. Memasuki gerbang utama, wisatawan bisa langsung melihat megahnya tempat pemandian yang terawat ini.
Sebagai Petirtaan raja-raja kuno Karangasem, pengelola dan masyarakat sekitar sangat menjaga kebersihan lokasi. Wisatawan juga mendapat suguhan pemandangan Gunung Agung karena jaraknya yang cukup dekat. Dalam kondisi aktif, Gunung Agung justru memberikan daya tarik yang mengundang naiknya jumlah kunjungan. Wisatawan pada umumnya ingin melihat visual Gunung Agung dengan percikan lava dan abu panasnya.
2. Pesona Kompleks Taman Petirtaan
Bangunan Tirta Gangga berbentuk memanjang dengan aneka kolam, ornamen hiasan, arca, dan tanaman yang asri. Bangunan Tirta Gangga berbentuk memanjang seluas 1,2 hektar yang terdiri dari tiga tingkatan.
Bagiannya meliputi tempat suci, mata air, bangunan pelindung mata air, dan menara air. Kemudian terdapat aneka kolam besar dan kecil, arca, tempat pemeliharaan ikan hias, dan aneka tanaman.
Elemen Taman di area taman merupakan wujud keharmonisan hubungan manusia, alam dan budaya. Hal tersebut menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung. Terutama arsitekturnya yang merupakan gaya khas Bali. Di kompleks yang dibangun Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem ini juga terdapat pura yang berdiri kokoh. Pembangunan Tirta Gangga sebagai bentuk penghargaan bagi masyarakat Hindu di Bali.
3. Air Tirta Gangga Yang Suci
Di sisi kanan taman, terdapat kolam yang penuh bebatuan setapak dekoratif berbentuk koin dan arca dewa-dewi. Batuan setapak ini berfungsi untuk mengelilingi kolam membuat wisatawan dapat berjalan-jalan sampai area tengahnya.
‘Tirta’ memiliki arti air, sedangkan ‘Gangga’ merupakan sungai suci bagi umat Hindu di India. Air Tirta Gangga jernih dan bersih karena berasal dari mata air alami pegunungan sekitarnya.
Mata air ini berguna sebagai air minum dan air suci yang disakralkan masyarakat Hindu Bali. Di taman ini terdapat kolam dengan banyak ikan mas berukuran jumbo. Selain itu, terdapat juga kolam yang berguna sebagai tempat pemandian
Theresia Sherina Sinaga
(115240459).

Komentar
Posting Komentar